Terlihat belum melepaskan periode lajangnya, rupanya Chef Juna sempat menikah serta berpisah.

Kehidupan pernikahannya di Amerika Serikat harus terpaksa berbuntut perpisahan sebab beberapa fakta.

Meskipun begitu, pemilik nama asli Junior John Rorimpandey ini berlaku arif serta akui hubungan dengan si bekas istri baik saja sampai sekarang.

Bahkan juga, ke-2 nya masih kerap berganti berita serta lelucon

Dia juga tidak malu buka ‘kartu’ masalah kehidupan pribadinya.

Diambil TribuneMataram.com dari Kompas.com, Juna sempat menikah dengan seorang Anesthesiologist atau pakar anestesi di Amerika.

Tidak bermain-main, bekas istri Chef Juna bekerja di satu diantara rumah sakit kanker paling besar di dunia.

“Ia Anesthesiologist. Ia kerja buat cancer hospital number one in the world, MD Anderson,” kata Chef Juna.

Sayang, ketidaksamaan jam kerja di antara Chef Juna serta bekas istrinya pada akhirnya membuat pasangan ini harus mengakhiri jalinan suami-istri mereka.

Sebab ketidaksamaan jam kerja yang paling berarti, ke-2 nya nyaris tidak sempat berjumpa walau ada pada sebuah rumah.

“Ia jam 1/2 5 harus telah ke hospital, jam 6 sore sudah pulang, jam 8 malem sudah tidur. Nah, gue baru pulang jam 1 pagi, ia pergi pagi, gue baru bangun jam 8,” bebernya.

Dengan kegiatan rutin seperti begitu, Chef Juna serta bekas istrinya setuju untuk berpisah.

Meskipun begitu, ke-2 nya selalu merajut jalinan baik, bahkan sekarang ini.

“Tidak bertemu , kasihan. Ya telah kami divorce, baik. We’re still friends,” kata Chef Juna.

Bekas istrinya bahkan juga pernah bercanda pengin berpindah ke Bali waktu Donald Trump pertamanya menang Pemilihan presiden di Amerika Serikat.

Chef Juna juga cuman dapat ketawa saat pertamanya dengar kemauan bekas istrinya untuk berpindah serta tinggal di Indonesia.

Lika-liku Hidup Chef Juna

Saat sebelum diketahui selaku koki populer, Chef Juna rupanya alumnus sekolah pilot.

Sempat dicuri sampai hampir ditembak.

Baca perjalanan karier Chef Juna saat sebelum jadi koki populer, yang rupanya tidak mulus.

Pria namanya komplet Junior Jhon Rorimpandey ini pernah alami periode susah saat sebelum jadi chef populer seperti sekarang ini.

Nama Chef Juna diketahui khalayak saat jadi juri gelaran pertandingan mengolah, MasterChef Indonesia.

Personalitasnya yang keras serta galak membuat figur Chef Juna demikian menempel di pikiran khalayak.

Seringkali komentarnya yang demikian pedas membuat khalayak turut kecewa.

Bahkan juga Chef Juna tidak enggan memberi kritikan pedasnya ke beberapa peserta di MasterChef Indonesia.

Kecuali MasterChef Indonesia, pria berumur 44 tahun ini sempat jadi juri di gelaran mengolah yang lain.

Figur Chef Juna yang demikian tertutup masalah kehidupan pribadinya membuat khalayak ingin tahu.

Walau begitu, Chef Juna pernah merajut jalinan dengan beberapa nama wanita elok di Tanah Air.

Saat sebelum berhasil saat ini, Chef Juna pernah jalani kehidupan yang demikian susah.

Berikut perjalanan karier Chef Juna sampai jadi koki populer di Tanah Air.

1. Sempat dicuri serta disiksa

Saat berumur 17 tahun, Chef Juna diketahui selaku anak nakal serta berandalan.

Merilis dari Tribune Jawa barat, Chef Juna bahkan juga sempat membuat geng motor namanya Bad Bones.

Bekas pacar Aline Adita ini sempat dicuri, disiksa, nyaris ditembak, sampai overdosis.

2. Pernah kuliah

Lulus dari kursi SMA, Chef Juna meneruskan pengajarannya ke tingkatan perkuliahan.

Chef Juna saat itu pilih berkuliah di jalur perminyakan di Kampus Trisakti.

Tetapi sayang, sesudah 3,5 tahun kuliah, Chef Juna tidak mengakhiri pengajarannya sebab begitu nakal.

3. Jual motor untuk sekolah

Pernah dicuri sampai nyaris ditembak, Chef Juna berbeda pemikiran serta punya niat mengoreksi diri.

Pria kelahiran Manado ini memilih untuk pindah ke Amerika Serikat.

Chef Juna juga jual motor Harley Davidson kecintaannya dengan harga Rp 40 juta pada tahun 1998.

Hasil pemasaran motor itu dia pakai untuk ongkos sekolah di luar negeri.

4. Sekolah pilot

Tidak meneruskan kuliahnya di Indonesia, Chef Juna pilih untuk teruskan pengajaran ke luar negeri.

Chef Juna pada akhirnya berpindah ke Brownsville, Texas, Amerika Serikat di tahun 1997.

Di situ Chef Juna memilih untuk masuk di sekolah penerbangan.

Tetapi sayang, sesudah Chef Juna sukses lulus serta mendapatkan lisensi pilot, selang beberapa lama sekolah penerbangannya itu pailit.

Sampai pada akhirnya pria kelahiran 20 Juli 1975 ini berpindah ke Houston untuk meneruskan kepelatihan.

5. Menjadi pelayan

Kritis moneter di tahun 1998 membuat keluarga Chef Juna alami kesusahan ekonomi.

Chef Juna bahkan juga harus terpaksa cari uang sendiri untuk membayar hidupnya di luar negeri.

Sampai pada akhirnya Chef Juna mendapatkan pekerjaan selaku pelayan dalam suatu restaurant tradisionil Jepang namanya Miyako.

Upah pertama kali yang diterima Chef Juna ialah sejumlah 1.000 Dollar AS per bulan.

Angka itu relatif kecil untuk tinggal di AS sebab dia harus bayar sewa apartemen serta ongkos makan.

“Saya hanya dapat taruh 150 atau 200 dollar untuk makan satu bulan. Pertama kali menjadi pelayan selaku karyawan ilegal, kan saya tidak punyai izin kerja, izin tinggal juga habis sesudah enam bulan,” tutur Chef Juna, sama seperti yang TribuneNewsmaker.com kutip dari Kompas.com.

6. Jadi chef

Selang beberapa lama, Chef Juna disodori menjadi siswa dari master sushi di tempatnya bekerja.

Chef Juna dilatih dengan benar-benar keras sampai pemilik restaurant juga takjub dengan kekuatannya.

Pria berdarah Manado ini juga dipropagandakan untuk memperoleh Permanent Resident.

Untuk 2002, ia dipercayai menjadi Head Chef (Kepala koki) di restaurant itu. 

7. Karier naik

Sesudah nyaris 5 tahun Juna jadi koki di restaurant itu, ia memutus berpindah restaurant.

Chef Juna berpindah ke restaurant sushi nomor 1 di Houston yang namanya Uptown Sushi.

Di situ, Chef Juna jadi Executive Chef.

Jemu dengan masakan Jepang, Chef Juna pada akhirnya memutus berpindah ke Perancis.

Di situ, Chef Juna berpindah ke satu restaurant namanya French Laundry.

8. Kembali pada Indonesia

Sesudah nyaris 12 tahun tidak pulang ke Indonesia, Chef Juna selanjutnya memutus cuti ke Indonesia sepanjang 3,5 bulan untuk memperhatikan kulineran tanah air.

Sepulangnya ke Indonesia, Chef Juna selanjutnya dipercayai menjadi juri dalam gelaran MasterChef Indonesia.

Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG) mengatakan sumber gempa bumi tektonik memiliki kekuatan 4.0 magnitudo di daerah Kabupaten Bandung untuk Minggu malam (1/11) karena pergerakan sesar garut selatan (garsela).

Kepala BBMKG Daerah II, Hendro Nugroho sampaikan kejadian itu berlangsung untuk jam 21.34 WIB berada untuk koordinat 7.20 LS serta 107.60 BT daerah Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Persisnya berada di darat untuk jarak 21 km tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk kedalaman 5 km,” kata Hendro dalam penjelasannya yang diterima di Bandung, Minggu (1/11).

Dengan memerhatikan posisi episenter serta kedalaman hiposenter, menurut Hendro, gempa bumi yang berlangsung adalah macam gempa bumi dangkal karena kegiatan Sesar Garsela (Garut Selatan).

Berdasar laporan, gempa itu berasa oleh warga di Kecamatan Pangalengan, Ciparay, Majalaya, serta Baleendah.

“Tetapi, sampai sekarang ini belumlah ada laporan berkenaan kerusakan bangunan selaku imbas gempa bumi itu,” katanya.

Karena itu, dia menyarankan ke warga supaya selalu tenang menyikapi kejadian gempa bumi itu. Dia minta warga supaya tidak gampang dipengaruhi dengan info yang tidak bisa dipertanggungjawabkan serta mengikut info sah dari BMKG.

Sampai sekarang ini, belumlah ada kekuatan gempa susulan sesudah berlangsungnya gempa bumi di daerah Kabupaten Bandung.

“Hasil pantauan BMKG belum memperlihatkan ada kegiatan gempa bumi susulan” kata Kepala BBMKG Daerah II. Hendro Nugroho dalam penjelasannya yang diterima di Bandung, Minggu.

Dia menjelaskan gempa bumi yang berlangsung di darat itu tidak mempunyai potensi memunculkan tsunami di laut selatan pulau Jawa.

Selama ini BMKG belum terima data kerusakan yang berlangsung karena gempa.

“Sampai sekarang ini belumlah ada laporan berkenaan kerusakan bangunan selaku imbas gempa bumi itu,” ucapnya.

Menurut dia, imbas merasa oleh warga dengan Rasio Intensif III MMI. Yaitu dirasa riil di rumah, berasa getaran seolah-olah ada truk berakhir.

Disamping itu, katanya, gempa dirasa dengan Rasio Intensif II MMI. Getaran dirasa oleh sebagian orang, beberapa benda enteng yang digantung bergoyang.

(eks)

Zinedine Zidane beberkan rasa senangnya pada perform Eden Hazard yang kembali lagi bermain serta berhasil cetak gol saat Real Madrid sukses menaklukkan Huesca dengan score 4-1.

Awalnya, pemain dengan nomor punggung 7 itu alami luka otot di bagian kaki kanannya waktu melakukan sesion latihan hingga mau tak mau mangkir di sejumlah laga Real Madrid.

“Saya suka dengan perform Hazard. Ia bermain 20 menit awalnya (menantang Borussia Monchengladbach di Liga Champions), ini hari ia bermain dari awalnya. Kami ketahui berapa luar biasa Eden,” tutur Zidane selesai pertandingan menantang Huesca, diambil PORTAL JEMBER dari Marca.

“Kau bisa menyaksikan hal yang lain di atas lapangan, langkah dia bekerja bersama. Ia tidak terlihat mempunyai permasalahan (dengan lukanya) serta suka dengan golnya. Beberapa rekannya juga turut suka,” sambungnya. 

Sanjungan diberi oleh Zinedine Zidane tidak cuman ke Eden Hazard saja. Dia beri pujian Fede Valverde. Pemain tengah tengah dari tim nasional Uruguay berumur 22 tahun yang memperlihatkan kenaikan perform dari sekian waktu serta sukses mencatatkan gol.

“Kami tidak terkejut dengan yang Valverde hadirkan. Saya suka ia cetak gol. Itu bukan pekerjaan intinya. Tapi juga penting bila dia dapat cetak gol,” tutur pelatih Real Madrid.

4 gol yang diciptakan Madrid saat berkunjung ke Huesca Sabtu lalu dari Eden Hazard, Federico Valverde, serta 2 gol dari Karim Benzema.

Pelatih Paris Saint-Germain ( PSG) Thomas Tuhel senang teamnya sanggup meneruskan trend kemenangan di Ligue 1, kelas paling atas Liga Perancis.

Melawat ke basis Nantes di Stadion La Beaujoire, Minggu (1/11/2020) pagi hari WIB, PSG menang mutlak 3-0.

Beberapa gol Les Parisiens, panggilan PSG, diciptakan Ander Herrera (47′), Kylian Mbappe (65′-penalti), serta Pablo Sarabia (88′).

Thomas Tuhel memandang kemenangan ini benar-benar bermakna untuk mengangkat keyakinan diri PSG yang pernah tersuruk di awal musim ini.

Start PSG untuk Ligue 1 2020-2021 benar-benar tidak memberikan kepuasan. Mereka harus kalah dalam 2 pertandingan dari 3 laga pertama kali.

Kylian Mbappe dkk menerima kekalahan dari Lens (0-1) serta Marseille (0-1).

Tetapi, tim instruksi Thomas Tuhel itu langsung bangun dengan raih 6 kemenangan berturut-turut, terhitung waktu bertemu Nantes pagi hari barusan.

“Untuk keyakinan diri kami, hal terhebat dengan lagi mencetak kemenangan,” kata Thomas Tuhel, dikutip dari situs sah club.

“Belum pernah gampang menantang Nantes. Kami tampilkan perform yang baik. Kami lakukan banyak perombakan. Tapi team mempunyai energi yang baik serta kami patut menang. Kami benar-benar suka.”

“Kami terus memperlihatkan intensif serta selalu sabar sebab 2 hal tersebut yang membuat segala hal bertambah lebih gampang,” papar Thomas Tuhel.

Disamping itu, kemenangan ini jadi modal bernilai Ander Herrera mendekati laga Liga Champions menantang RB Leipzig.

“Penting untuk melatih diri mencetak kemenangan. Belum pernah gampang menantang team yang menyiapkan pertandingan secara baik. Mereka benar-benar terorganisir serta tidak mau kecolongan,” katanya.

“Sesudah ini, kami mempunyai laga di Jerman. Kami ketahui bagaimana Leipizg, mereka punyai beberapa pemain berpotensi,” papar Ander Herrera

Kemenangannya pada Nantes makin kukuhkan status PSG di pucuk klassemen dengan koleksi 21 point.

PSG seterusnya memainkan pertandingan tandang melawan RB Leipzig di babak group Liga Champions 2020-2021.

Pertandingan RB Leipzig versus PSG akan diadakan di Red Bull Ajang, Rabu (4/11/2020) atau Kamis pagi hari WIB.